Disertasi Doktoral

Tata Ruang Pesisir Berbasis Kearifan Lokal Minangkabau

Dokumentasi penelitian doktoral mengenai integrasi pengetahuan ruang tradisional ke dalam mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami di Kota Padang.

Pilar Kajian

Tiga Dimensi Telaah Ruang

Riset ini mengurai keterkaitan antara memori spasial komunitas adat, kerentanan fisik bentang alam, dan perancangan koridor evakuasi.

Fondasi Kultural
Kondisi Wilayah
Kerangka Terapan

Kearifan Teritorial Minangkabau

Morfologi Kerentanan Pesisir

Model Mitigasi Adaptif

Pembacaan kosmologi nagari dan prinsip ruang tradisional dalam menempatkan permukiman secara selaras dengan bentang alam Sumatra Barat.

Analisis spasial terhadap kepadatan permukiman, topografi landai, dan paparan risiko tsunami di sepanjang garis pantai Kota Padang.

Perumusan panduan zonasi dan koridor evakuasi horisontal-vertikal yang memanfaatkan struktur ruang sosial masyarakat lokal.

Latar Lapangan

Bentang Pesisir dan Ketahanan Ruang

Kota Padang berada di zona subduksi aktif dengan bentang pesisir padat huni. Penelitian ini mencatat bagaimana permukiman bertumbuh tanpa jeda pengaman, memperbesar risiko kehilangan aset dan keselamatan jiwa saat gempa megathrust terjadi.

Melalui dokumentasi morfologi permukiman vernakular, riset ini menemukan bahwa pola ruang adat menyimpan logika penjarakan dan jalur pelarian alami yang terbukti relevan bagi perencanaan tata ruang kota modern.

Landasan Konseptual

Tata ruang bukan sekadar zonasi teknis, melainkan cara menata keselamatan bersama di atas bentang alam yang dinamis.

Sintesis disertasi ini menjembatani arsip pengetahuan lokal dengan standar ketahanan bencana perkotaan abad ke-21.

Telaah Lengkap Kerangka Penelitian

Pelajari metodologi lapangan, tinjauan pustaka, dan matriks rekomendasi spasial yang dirumuskan dalam disertasi ini.